Lampu Bliz Nissin Di-466

Kreativitas tidak selalu harus mahal. Buktinya ada pada Nissin Di-466 Speedlite beserta SC-10 Shoe Cord yang ada di meja redaksi. Unit ini adalah jawaban paling tepat bagi mereka yang jarang menggunakan lampu kilat. Walaupun sederhana, fungsi-fungsi dasar sebuah lampu kilat sudah ada di dalamnya.

Image

Nissin Di-466 tidak akan memakan banyak tempat di tas Anda. Dengan daya pancar efektif hingga 33 meter pada ISO 100, cukup banyak yang bisa Anda lakukan dengannya. Unit ini kompatibel dengan merek-merek kamera varian terbaru sekalipun.

Image
Fasilitas minim namun kebutuhan dasar terpenuhi:
Dengan harga bersahabat, fasilitasnya tentu tidak bisa terlalu banyak. Namun, kebutuhan dasar fotografer pasti terpenuhi.

Bila dilihat sekilas dari bagian belakangnya, fungsi Di-466 sangatlah sederhana dan mudah dioperasikan. Hanya ada sejumlah kecil tombol. Di-466 memiliki kemampuan bounce hingga 90o ke atas, dan kepalanya pun dilengkapi dengan wide diffuser untuk pemotretan selebar 18mm serta fill flash diffuser.

Image
Sederhana:
Navigasi yang sederhana, dapat mempercepat pengoperasian lampu kilat ini.

Magasin baterainya unik, karena langsung menyatu dengan penutup soket baterai. Dudukan ke hot shoe-nya menggunakan model ulir biasa, dan ada satu unit lampu LED yang berfungsi sebagai lampu bantu autofokus.

Image
Cukup handal, tidak kalah dengan merek dedikasi:
Kinerjanya cukup baik dalam pengujian, dan tidak mengganggu sistem elektronik maupun fasilitas lampu kilat utama.

Nissin Di-466 tersedia dalam pilihan dudukan Canon dan Nikon. Ada beberapa perbedaan fasilitas diantara kedua dudukan tersebut, terutama karena ada beberapa fasilitas yang diatur dari kamera, atau diatur dari unit lampu kilatnya. Untuk Canon, banyak fasilitas yang hilang. Tetapi untuk pengguna Nikon, Anda tetap mendapatkan fasilitas Slow Sync, Red-eye Reduction, dan Rear Curtain Sync.

Image
Sayangnya, tidak bisa menyala bersamaan:
Hanya satu kekurangan SC-10, yaitu tidak dapat memicu dua lampu kilat secara bersamaan. Anda harus memilih dari saklar ini.

Nissin Di-466 dapat dipicu secara slave (bukan TTL) oleh lampu kilat lainnya, dan oleh karenanya Nissin menyertakan dudukan terpisah yang dapat membuat Di-466 berdiri tanpa harus tertancap di hot shoe. Ada dua modus pemicuan, yang diindikasikan dengan tulisan S1 dan S2 di bagian belakang unit. S1 (Slave 1) yang diindikasikan dengan nyala lampu berwarna hijau, berarti unit ini peka terhadap modus pemicuan dari lampu kilat modern dengan sistem i-TTL (Nikon) atau e-TTL (Canon). Sedangkan S2 (Slave 2) yang diindikasikan dengan nyala lam­pu biru, berarti unit ini peka terhadap modus pemicuan dari lampu kilat utama secara tradisional, dengan satu kali kedipan.

Intensitas penyinaran Di-466 dapat diatur secara manual dari mulai 1/1 hingga 1/32. Pada posisi 1/1, recycling time-nya 4 detik (alkaline segar). Jumlah kedipan lampu bisa berkisar antara 200 hingga 1500 kedipan, tergantung intensitas penyinarannya. Durasi lampu kilatnya berkisar antara 1/800 detik pada 1/1, dan 1/20.000 detik pada 1/32.

Tidak ketinggalan pula SC-10 Shoe Cord, yang memungkinkan Anda untuk memasangkan dua unit lampu kilat dedikasi sekaligus dalam satu kamera. Sayang, SC-10 tidak dapat memicu dua lampu kilat secara bersamaan. Bila Anda ingin memicu lampu kilat yang terpasang di atas hot shoe kamera, geser saklar pada SC-10 ke posisi “Top”. Jika Anda ingin memicu lampu kilat yang satunya lagi, pindahkanlah saklar SC-10 ke posisi “Ext”. Di dudukan lampu kilat yang tersambung dengan SC-10, tersedia dudukan tripod.


Jika Anda tergolong tidak terlalu suka atau tidak terlalu kritis dengan aplikasi lampu kilat pada pemotretan yang Anda lakukan, Nissin memberikan pilihan yang baik. Bila mau lebih kreatif, SC-10 Shoe Cord dari Nissin siap menemani Anda.

Nissin Di-466 Speedlite & SC-10 Cord
ketersediaan: camera shop, taman anggrek mal (021-5639380)
kisaran harga: Akan diumumkan kemudian (produk baru)
Penjelasan tentang lampu kilat disini.

Kesimpulan : Flash Nissin Di 466 ini memang menarik karena harganya yg murah, punya GN (Guide Number) atau kekuatan flash besar dan pemakaiannya mudah. Sayangnya flash ini tidak bisa geleng kiri kanan untuk foto potret, tapi dengan kabel SC-10 diatas masalah ini bisa teratasi.

0 comments

0 comments:

Poskan Komentar

Anda dapat menggunakan <a href="#" title="#">#</a> <strong> <i> <a> <em>